<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pusat Medis.Com &#187; kanker</title>
	<atom:link href="http://pusatmedis.com/tag/kanker/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pusatmedis.com</link>
	<description>Solusi Untuk Kesehatan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2009 05:03:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cegah Kanker Rahim</title>
		<link>http://pusatmedis.com/cegah-kanker-rahim_223.htm</link>
		<comments>http://pusatmedis.com/cegah-kanker-rahim_223.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 05:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahli medis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pusatmedis.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya tindakan pencegahan kanker rahim tidak sulit. Khusus untuk kanker  leher rahim,  dengan cara menjauhi factor  resiko yang sudah kita bahas tadi  bisa mengurangi resiko kita terkena  penyakit tersebut.
Sedangkan  untuk kanker indung telur, biarpun kita sudah hidup sehat dan jarang sakit, kita masih bisa terkena penyakit satu ini. Apalagi jika ibu, kakak perempuan, nenek dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-287 alignleft" style="margin: 2px 7px;" title="kanker_rahim" src="http://pusatmedis.com/wp-content/uploads/2009/01/kanker_rahim-300x227.gif" alt="kanker_rahim" width="300" height="227" />Sebenarnya tindakan pencegahan kanker rahim tidak sulit. Khusus untuk <a title="bahaya kanker rahim" href="http://pusatmedis.com/kanker-rahim_222.htm"><strong>kanker  leher rahim</strong></a>,  dengan cara menjauhi factor  resiko yang sudah kita bahas tadi  bisa mengurangi resiko kita terkena  penyakit tersebut.</p>
<p>Sedangkan  untuk kanker indung telur, biarpun kita sudah hidup sehat dan jarang sakit, kita masih bisa terkena penyakit satu ini. Apalagi jika ibu, kakak perempuan, nenek dan tante  kita ada yang terkena kanker ovarium dan badan rahim. Factor keturunan cukup berpengaruh pada kedua jenis kanker ini.</p>
<p>Memang dalam hal ini, dalam kajian seorang spesialis pun , bisa jadi kanker  tersebut tidak terdeteksi di awal dan sudah menyebar ke paru-paru. Tapi tidak usah khawatir  atau terlalu cemas.  Anda bisa melakukan tes darah CA 125 yang bisa mendeteksi kanker di indung telur.</p>
<p>Sedangkan  untuk kanker badan rahim,  relative sering sudah ditemukan dalam stadium awal. Namun  tetap tidak tertutup kemungkinan sudah di stadium 2 ke atas dan sudah menyebar. Minimal begitu  sudah melakukan aktivitas seksual, <em><strong>lakukanlah screening</strong></em>.</p>
<p>Memang kemungkinan besar dokter tidak bisa langsung mengetahuinya, tetapi kita jadi tahu  ‘posisi’ kita, apakah  kita punya resiko  tersebut atau tidak , sehingga bisa diberikan langkah-langkah berikutnya.</p>
<p>Sebaggai cewek yang masih virgin alias belum pernah melakukan  aktivitas  seksual boleh-boleh saja lega  karena bebas kanker leher rahim. Tetapi bukan berarti anda harus tidak perduli sama sekali. Wanita yang lajang  tetap perlu mencermati  pola haidnya.</p>
<p>Begitu haidnya sakit tidak teratur, atau  ada pendarahan  di luar masa haid, perlu konsultasi  ke ginekolog. Sekalilagi penting sekali untuk <em><strong>mencatat tanggal haid</strong></em> kita secara teratur , agar kita cepat tahu kalau ada yang kurang beres.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pusatmedis.com/cegah-kanker-rahim_223.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kanker Rahim</title>
		<link>http://pusatmedis.com/kanker-rahim_222.htm</link>
		<comments>http://pusatmedis.com/kanker-rahim_222.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 05:59:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ahli medis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pusatmedis.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Seks tidak hanya untuk rekreasi tapi juga prokreasi. Dan salah satu bagian penting yang ikut berpengaruh dalam fugsi pro-kreasi tersebut adalah rahim. Kanker, baru mendengar namanya saja, penyakit yang satu ini pasti langsung bikin ciut nyali kita. Karena sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara optimal.
Apalagi ada kanker yang secara spesifik  hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seks tidak hanya untuk rekreasi tapi juga prokreasi. Dan salah satu bagian penting yang ikut berpengaruh dalam fugsi pro-kreasi tersebut adalah rahim. Kanker, baru mendengar namanya saja, penyakit yang satu ini pasti langsung bikin ciut nyali kita. Karena sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara optimal.</p>
<p>Apalagi ada kanker yang secara spesifik  hanya menyerang perempuan , yaitu kanker rahim. Menurut penelitian kanker rahim menempati urutan pertama sebagai <a title="deteksi kanker rahim" href="http://pusatmedis.com/cegah-kanker-rahim_223.htm"><em><strong>penyebab kematian</strong></em></a> tertinggi bagi wanita.</p>
<p>Tapi tidak usah terlalu panic berlebihan,  karena ada berita baik, bahwa kita bisa mencegah penyakit ini agar tidakmampir ke tubuh kita dan masih bisa disembuhkan secara total. Asalkan kita sudah mendeteksinya secara dini.  Karena itu kita perlu mengenal lebih jauh tentang penyakit ini.</p>
<h3>KENALI SATU-SATU</h3>
<p>Sebelum kita mengetahui cara pencegahan kanker rahim, kita harus mengenal terlebih dahulu secara detail tentang rahim kita sendiri. Rahim memiliki tiga bagian yang rentan terkena kanker yaitu bagian leher rahim, badan rahim, dan indung telur.</p>
<p>Masing-masing bagian ini  memiliki  ‘penggemar ‘ tersendiri.<br />
Biasanya usia penderita kanker leher rahim berkisar  antara 30-49 tahun. Kanker indung telur bisa saja diderita sejak usia belasan tahun sampai usia 60 tahun. Seddangkan penderita kanker badan rahim biasanya terjadi pada wanita yang telah memasuki masa post menopause, tapi 5% bisa dibawah usia 40 tahun.</p>
<p>Berarti sampai umur 30 tahun nanti kita akan bebas kanker ? belum tentu..! karena harus dingat bahwa kebiasaan  yang kita lakukan  bisa mempengaruhi ‘nasib’  penyakit kita di usia 30 nanti. Saatnya <em><strong>‘membuang’</strong></em> bibit  kanker agar kita tidak panen di usia 30-an nanti.</p>
<h3>SIAPA YANG BISA KENA ?</h3>
<p>Mereka yang memiliki resiko tinggi terkena kanker leher rahim adalah wanita menikah  terlalu muda, di bawah 20 tahun. Selain itu  wanita yang melakukan aktivitas seksual yang tidak sehat atau memiliki mitra seksual yang banyak, rentan terpapar oleh  <em><strong>human papilloma virus (HPV) </strong></em>yang disinyalir  merupakan  penyebab terjadinya perubahan abnormal pada sel-sel rahim.</p>
<p>Kebiasaan lain yang juga memperbesar resiko kanker leher rahim adalah merokok, tidak memelihara kebersihan vagina, serta memiliki pasangan  yang beresiko tinggi. Kekurangan vitamin A, C, E yang mengandung antioksidan, yang positif memberikan  kekebalan tubuh  sehingga  terlindung dari  kanker, juga membuat kita rentan terkena kakner leher rahim ini.</p>
<p>Semua penyebab tadi berdasarkan studi secra garis besar. Jadi  kita tidak bisa menuduh seseorang begitu saja terkena kanker rahim akibat perilaku seksualnya yang tidak sehat.  Mungkin saja ada factor lain diluar itu yang bisa menyebabkan kanker rwahim.</p>
<h3>DETEKSI DARI SEKARANG</h3>
<p>Dibandingkan kanker indung telur dan badan rahim, kanker yang terdapat  pada leher rahim paling mudah  dideteksi dengan test pap smear. Test ini digunakan  untuk melihat  apakah terjadi perubahan / perkembangan sel-sel leher rahim menjadi sel kanker.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-224 aligncenter" title="pap" src="http://pusatmedis.com/wp-content/uploads/2009/01/pap-300x222.jpg" alt="pap" width="300" height="222" /></p>
<p>Proses pemeriksaannya juga tidak lama, hanya dalam waktu beberapa menit saja. Begitu kita telah melakukan aktivitas seksual, sebaiknya kita menjadwalkan secara rutin untuk pemeriksaan <em><strong>pap smear, setahun sekali</strong></em>. Misalnya dengan begini, terlihat adanya kelainan atau perkembangan sel diluar batas normal, bisa segera diketahui dan diobati.</p>
<p>Selain itu,ada beberapa gejala yang harus kita waspadai. Jika mengalami keputihan  yang tidak normal, berbau  dan berwarna kehijauan, terjadi pendarahan  di luar haid, misalnya setiap selesai senggama ada pendarahan, jangan tinggal diam, segera <em><strong>konsultasikan ke ginekolog</strong></em>.</p>
<p>Sudah saatnya kita peduli  pada tubuh sendiri. Begitu kita mengalami nyeri pinggul  dan merasa sakit  sat buang air kecil, kanker leher rahim itu sudah masuk ke stadium lebih lanjut. Tentunya kita tidak mau terkena kanker ini, jadi sebaiknya sebelum gejala ini datang pada diri kita. Lebih baik dari awal kita  melakukan  pemeriksaan  walaupun  tidak ada keluhan, karena tidak ada ruginya sama sekali.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pusatmedis.com/kanker-rahim_222.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 0.296 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2009-11-03 18:38:27 -->
