Mencari seorang dokter yang bagus dan mempunyai reputasi baik untuk pasiennya terkadang sulit, apalagi untuk dokter spesialis, dokter umum dan dokter anak. Karena tentunya setiap dokter belum tentu cocok dengan pasien yang datang. Dokter spesialis yang mempunyai tarif mahal belum tentu dikatakan dokter bagus, begitu juga dengan dokter umum dan dokter anak.
Karena dokter yang bagus adalah dokter yang tak hanya memahami dan menguasai ilmu tentang kesehatan saja, akan tetapi dokter yang juga memiliki keterampilan lain di bidangnya serta memahami kondisi serta permasalahan pasien, keluarganya, dan ekonomi masyarakat yang berobat dengannya.
Masyarakat Indonesia umumnya yang berada dibawah garis kemiskinan tentunya takkan mampu jika suatu saat menderita penyakit yang harus ditangani dengan dokter spesialis, dimana pandangan masyarakat tentang dokter spesialis yang notabene merupakan dokter yang khsus untuk kalangan atas.
Maka tidak sedikit mereka memutuskan untuk berobat pada dokter umum.
Meskipun dokter umum mengetahui tentang kesehatan tetapi untuk lebih spesifik mereka tak seperti dokter spesialis.
Seperti yang diungkapkan sebelumnya bahwasanya seorang dokter tidak dinilai dari berapa materi yang harus dikeluarkan pasien untuk berobat. Setidaknya ada beberapa aspek lain yang menyatakan dokter umum, dokter anak dan dokter spesialis memiliki reputasi baik dan mempunyai pasien tetap yang banyak. Diantara aspek lain yang harus dinilai dari seorang dokter adalah:
- 1. Dokter yang Komunikatif, tentunya setiap dokter baik itu dokter umum harus mempunyai karakter komunikatif dengan pasien, sehinga Kita bisa mendapatkan atau meminta informasi yang sejelas-jelasnya tentang penyakit yang kita alami
- 2. Dokter mau mendengarkan, dokter tak hanya memberikan masukan kepada pasien, merkea juga harus mendengarkan setiap keluhan pasien. Karena tidak sedikit dijumpai dokter yang langsung mengambil kesimpulan tanpa mau mendengarkan penjelasan dari pasien secara utuh/ detail tentang penyakitnya kuhsusnya dokter spesialis.
- 3. Dokternya tidak arrogant, meskipun mereka lebih mengetahui tentang kesehatan. Tidak semestinya bersifat memandang sebelah mata pasien yang datang.
- 4. Adanya rasa Pengertian antara Dokter dan Pasien, dokter dan pasien harus memiliki sifat saling mengerti antara hak dan kewajiban mereka masing-masing.
- 5. Dokter harus rasional dalam penggunaan obat atau terapi apapun, ketika hendak memberikan obat dan terapi setidaknya dokter harus berkata secara rasional tentang penyakit pasien.
- 6. Dokter tidak melihat materi, meskipun kesehatan itu mahal, tapi tidak semua masyarakat berpenghasilan diatas rata-rata. Tetapi sebaliknya kebanyakan masyarakat pada realitanya dibawah rata-rata penghasilannya.
Maka dari itu image dokter spesialis yang mahal, dan dokter umum yang rata-rata pantas untuk masyarakat biasa bukan menjadi jaminan untuk mengatakan dokter itu bagus atau tidak.
