<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pusat Medis.Com</title>
	<atom:link href="http://pusatmedis.com/tag/demam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pusatmedis.com</link>
	<description>Info berita medis terkini dan kumpulan artikel kesehatan, dari cara hidup sehat hingga makanan sehat, diet, pencegahan dan jenis penyakit hingga pengobatan alternatif dan berbagai tips-tips kesehatan.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Apr 2012 02:04:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Panas Demam</title>
		<link>http://pusatmedis.com/panas-demam_208.htm</link>
		<comments>http://pusatmedis.com/panas-demam_208.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 03:36:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jenis Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Demam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pusatmedis.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[DEMAM SI ALARM TUBUH Meskipun dapat diatasi sendiri, demam bisa sangat berbahaya. Kita mungkin sudah tahu kalau suhu tubuh lebih tinggi dari batas normal ( 36-37 derajat celcius) pertanda kita sedang demam. Namun bukan berarti kita juga tahu apa yang mesti dilakukan saat demam. Memang demam hanya gejala suatu peyakit tapi jangan sepelekan. Banyak jiwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>DEMAM SI ALARM TUBUH</h3>
<p><img class="size-medium wp-image-210 alignleft" title="demam" src="http://pusatmedis.com/wp-content/uploads/2009/01/demam-266x300.jpg" alt="demam" width="133" height="150" />Meskipun dapat diatasi sendiri, demam bisa sangat berbahaya. Kita mungkin sudah tahu kalau suhu tubuh lebih tinggi dari batas normal ( 36-37 derajat celcius) pertanda kita sedang demam. Namun bukan berarti kita juga tahu apa yang mesti dilakukan saat demam. Memang demam hanya gejala suatu peyakit tapi jangan sepelekan. Banyak jiwa yang tidak tertolong gara-gara demam terlambat diatas.</p>
<p>Menurut dokter, gaya hidup dan kebiasan yang jauh dari sehat biasanya jadi penyebab masuknya bibit penyakit seperti virus, bakteri atau parasit ke dalam tubbuh. Beruntunglah kalau <a title="susu meningkatkan daya tahan tubuh" href="http://pusatmedis.com/minum-susu-bikin-sehat_281.htm"><strong>daya tahan tubuh</strong></a> kita bagus, sehingga meskipun flu sedang mewabah di sekitar kita, kesehatan kita sama sekali tidak terusik.</p>
<p>Sebaliknya saat daya tahan tubuh kita menurun dan bibit penyakit yang masuk kedalam tubuh beraksi, bisa timbul infeksi. Baik itu infeksi bagian atas, bawah atau otak yang disebabkan aksi bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh kita tersebut. Akibatnya suhu tubuh pun meninggi.</p>
<p>Meskipun saat demam tubuh terasa tidak nyaman, kita mesti bersyukur. Soalnya <em><strong>demam merupakan alarm alami</strong></em> yang menandakan  ada yang tidak beres dalam tubuh kita. Sebaiknya segera atasi , karena tidak  cuma influenza yang didahului oleh demam, tifus, hepatitis, demam berdarah, bahkan HIV pun ditandai demam sebagai gejala awalnya. Seramnya lagi, untuk sampai tahap akut, beberapa penyakit hanya butuh waktu dalam hitungan jam saja.</p>
<h3>POLA DEMAM</h3>
<p>Kalau dulu mungkin dari pola demamnya saja bisa diketahui penyakit yang kita derita. Tapi itu dulu, sebelum banyak bermunculan tipe kuman baru yang berhasil bermutasi seperti saat  ini. Para tenaga medis pun butuh analisis  lebih dalam sebelum memastikan penyakit yang diderita pasiennya.</p>
<p>Walaupun begitu, beberapa penyakit seperti tifus yang  sebabkan bakteri tifoid dan demam yang disebabkan nyamuk aedes aegypty punya pola demam yang khas. Biasanya penderita yang kemasukan bakteri tifoid baru menjelang sore suhu tubuhnya mulai naik hingga menjelang pagi. Setelah itu suhu tubuh kembali normal. Demam ini disertai dengan sakit kepala hebat, dan persendian terasa remuk.</p>
<p>Sedangkan demam pada DBD, suhu tubuh penderita bisa mencapai <em><strong>39-40 derajat celcius</strong></em> dan panasnya bertahan sampai  hari keempat. Selain itu demamnya disertai  denagn sakit di ulu hati, sakit kepala hebat dan mual-mual. Sebenarnya kalau segera diatasi, penyakit ini mudah disembuhkan, bahkan pada orang yang punya daya tahan tubuh  bagus, DBD bisa sembuh dengan sendirinya.</p>
<p>Kalau akhirnya di ‘musim’ DBD banyak korban yang jatuh, selain tidak segera diatasi, banyak yang terkecoh suhu tubuh  penderita yang mulai normal memasuki hari keempat. Padahal justru disaat itulah virus DBD mulai mengganas dan jumlah  <em><strong>trombosit langsung merosot tajam</strong></em>. Kalau kondisi sudah separah ini, lebih sulit mengobatinya. Jangan terlalu lama menunda, sekali lagi jiwa kita taruhannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pusatmedis.com/panas-demam_208.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertolongan Pertama Demam</title>
		<link>http://pusatmedis.com/pertolongan-pertama-demam_209.htm</link>
		<comments>http://pusatmedis.com/pertolongan-pertama-demam_209.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 03:35:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertolongan Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Demam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pusatmedis.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[5 PERTOLONGAN PERTAMA Demam memang tidak bisa ditentukan kapan datangnya. Penting sekali kita tahu bagaimana melakukan pertolongan pertama pada demam. Simak yang berikut ini : UKUR SUHU, jangan mengukur suhu dengan menggunakan punggung tangan yang ditempel di dahi. Cara konvensional ini sangat diragukan akurasinya. Lebih baik gunakan thermometer air raksa atau digital. Jepit thermometer tersebut  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>5 PERTOLONGAN PERTAMA</h3>
<p><strong><a title="Pertanda Demam" href="http://pusatmedis.com/panas-demam_208.htm">Demam </a></strong>memang tidak bisa ditentukan kapan datangnya. Penting sekali kita tahu bagaimana melakukan pertolongan pertama pada demam. Simak yang berikut ini :</p>
<ol>
<li><strong>UKUR SUHU</strong>, jangan mengukur suhu dengan menggunakan punggung tangan yang ditempel di dahi. Cara konvensional ini sangat diragukan akurasinya. Lebih baik gunakan thermometer air raksa atau digital. Jepit thermometer tersebut  diketiak atau di bawah lidah selama kurang lebih 30 detik pada thermometer digital dan 3 menit pada thermometer air raksa.Sebelumnya, pastikan  thermometer air raksa dikibaskan terlebih dahullu samapai air raksanya menunjukan angka di bawah 36 derajat celcius. Sementara pada thermometer digital, angka harus menunjukan angka nol. Ulangi kembali setiap empat jam.</li>
<li><strong>BANYAK MINUM AIR</strong>, sejalan meningkatnya suhu tubuh,hal  yang paling dikhawatirkan adalah tubuh mengalami   dehidrasi. Untuk mengantisipasinya, banyak-banyak  minum air putih dan buang air kecil. Lebih baik lagi kalau minum jus buah yang berkhasiat menurunkan  panas tubuh.Dengan makin sering kita minum, keringat akan banyak yang akan keluar, itu pertanda proses netralisasi pembakaran  dalam tubuh. Biasanya setelah itu suhu tubuh kita normal kembali.</li>
<li><strong>KOMPRES</strong>, biasanya sebelum demam tubuh akan mengigil. Dalam kondisi seperti ini, segera selimuti tubuh agar cepat terjadi panas tubuh. Begitu tubuh mulai memanas, ganti baju dengan bahan yang lebih tipis. Kalau dalam ruangan ber AC, biarkan ruangan dalam keadaan dingin, atau kencangkan kipas angin namun jangan diarahkan  ke tubuh kita, nanti malah masuk angin.Kemudian kompres tubuh dengan air hangat, bukan air dingin. Air hangat justru lebih mempercepat proses penurunanpanas tubuh. Bisa juga dengan mengompresnya denganalkoholnya 70 persen. Tapi pastikan kita hanya mengompresnya di daerah perut, seka ketiak dan daerah  lipatan paha. Lakukan cara ini terus-menerus sampai suhu kembali normal.</li>
<li><strong>MINUM OBAT PENURUN PANAS</strong>, biar demam cepat kembali normal, minumlah obat penurun panas seperti paracetamol, aspirin atau ibuprofen. Pastikan kita meminumnya sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan obat tersebut. Namunkalau kita cenderung alergi terhadap jenis obat-obatan tertentu, jangan ambil resiko, langsung konsultasi ke dokter saja.</li>
<li><strong>KONSUMSI VITAMIN C</strong>, sambil menunggu demam  mereda, konsumsi makanan bergizi. Sertakan jugabuah-buahan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, jambu atau papaya. Memang dalam keadaan demam, jangankan makan, tidur saja tidak nyaman.Namun makan makanan yang bergizi, khususnya vitamin C, sangat baik menjaga ketahan tubuh. Selain itu vitamin ini bisa cepat mengganti sel-sel tubuh yang mati.</li>
</ol>
<p>Kalau lima tahap pertolongan pertama tadi sudah dilakukan namun suhu tubuh tidak turun-turun juga, berarti infeksinya serius. Jangan tunggu-tunggu lagi. Langsung periksakan ke dokter.</p>
<h3>HIDUP SEHAT</h3>
<p>Mencegah lebih baik daripada mengobati, begitu kata pepatah kuno. Dari sekarang, jaga kesehatan tubuh kita. Caranya tidak terlalu sulit kalau kita mau  mengonsumsi <a title="susu bergizi tinggi" href="http://pusatmedis.com/minum-susu_195.htm"><strong>makanan bergizi</strong></a>, cukup istirahat dan rajin olahraga secara teratur, dan hindari kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok atau minum alcohol.</p>
<p>Sekalian investasi kesehatan, biar sampai tua pun kita tidak akan mudah terserang penyakit. Mulai sekarang terapkan gaya hidup sehat. Tapi bukan kita tidak bisa lagi makan bakso di pinggir jalan atau menikmati pecel ayam di warung tenda. Biasakan  tetap menjaga kebersihan, misalnya biasakan cuci tangan  sebelum dan sesudah makan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pusatmedis.com/pertolongan-pertama-demam_209.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

