Kenali Tandanya
Sebenarnya, tidak usah pakai alat khusus juga kita bisa tahu kalau mulut kita berbau. Cukup menghembuskan nafas dari mulut ke telapak tangan, lalu hirup baunya. Kalau kondisi mulut kita memang sehat, kita nyaris tidak mencium bau yang tidak sedap. Lebih mudah lagi, liat saja reaksi atau komentar teman dan keluarga saat kita bicara.
Masih juga belum bisa mendeteksi bau mulut, coba cek apakah bagian speaker pada gagang telepon kita atau gelas yang kita pakai berbau menyengat ? kalu iya, sudah waktunya diatasi.
Perhatikan juga beberapa kondisi berikut yang bisa mengindikasikan terjadinya halitosis, seperti lapisan putih pada permukaan lidah, mulut dan gigi terasa kering, air liur yang kental, dan bau mulut menyengat saat bangun tidur. Tapi kalu lebih pasti, dating saja ke klinik khusus halitosis.
Disini tersedia pendeteksi bau mulut yang dengan mudah mengetahui kondisi bau mulut kita.
TIDAK CUMA DI MULUT
Meskipun bau tidak enak terciumnya dari mulut, tapi penyebabnya bisa timbul karena adanya gangguan atau penyakit pada organ tubuh lain seperti lambung, hati, paru-paru, bahkan ginjal. Kondisi saluran pencernaan yang tidak sehat juga bisa menimbulkan bau mulut.
Penderita diabetes pun biasanya mempunyai bau mulut yang khas, jadi kita harus hati-hati, halitosis ternyata bukan Cuma karena kondisi mulut yang kotor.
Karena mulut masih berhubungan dengan system pernafasan, infeksi sinus dan tonsil juga bisa menimbulkan halitosis. Perhatikan kalau anda sedang pilek, pasti bau mulut kita biasanya lebih menyengat. Hal ini menandakan virus sedang menyerang system pernafasan kita.
Penyebab halitosis penting ditelusuri agar kita bisa menetukan perawatan yang harus kita lakukan . kalau kondisi mulut dan gigi sehat tapi kita mengalami halitosis, sebaiknya kita periksa ke dokter umum atau ahli penyakit dalam saja. Jangan sampai ketika mengalami halitosis gara-gara penyakit lambung, kita malah berkonsultasi ke dokter ahli gigi dan mulut.
ATASI SEGERA
Pada saat anda mengalami halitosis, coba cek kondisi mulut dan gigi. Kalau gigi yang berlubang atau karang gigi, segera periksakan ke dokter gigi. Agar segera mendapatkan perawatan seperti membersihkan atau menambal gigi yang berlubang. Dengan demikian halitosis bisa segera diatasi. Biasakanlah berkunjung kedokter gigi dua kali dalam setahun agar kondisi gig dan mulut anda selalu terjaga.
Kalu bau mulut disebabkan oleh plak di gigi, mouthwash saja sudah cukup untuk mengatasinya. Jadi tidak ada salahnya menggunakan cairan pencuci mulut kalau mulut sudah mulai berbau tak sedap.. tapi perhatikan saat memilih produk cairan pencuci mulut, hindari mouthwash yang mengklaim bisa membunuh seluruh bakteri dalam mulut.
Karena tidak semua bakteri di dalam mulut berbahaya, bahkan ada beberapa bakteri di mulut yang bermanfaat untuk mencegah mikroorganisme penyebab jamur. Gunakan mouthwash untuk mengontrol jumlah bakteri merugikan dalam mulut , dan bukan memusnahkan semua bakteri.
Jangan menggantungkan sepenuhnya pada mouthwash, karena fungsinya Cuma menghilangkan bau mulut untuk sementara. Yang utama adalah rajin menggosok gig, termasuk membersihkan permukaan lidah dan langit-langit mulut secara teratur.
Soalnya ada ratusan jenis bakteri penyebab bau mulut yang sembunyi di mulut dan sela-sela gigi kita. Kalau tidak segera diatasi, tahu sendiri akibatnya. So… sebelum dicap sebagai cewek bernafas naga, jangan lupa meluangkan waktu untuk memperhatikan kebersihan mulut dan gigi.