Mulailah dari Mengenali Jenisnya
Tentu menjengkelkan ketika tubuh kita mengeluarkan bau tidak sedap yang tentu menganggu kenyamanan kita maupun orang lain. Hal yang sering dilakukan oleh banyak orang untuk mengatasi bau badan ialah menggunakan deodoran. Akan tetapi, banyak cara lain yang lebih alami untuk mengatasi bau badan seperti minum rebusan daun sirih, makan daun kemangi atau daun beluntas, mengurangi konsumsi kopi, mengurangi makanan pedas, serta mencukur rambut di sekitar ketiak karena merupakan sarang kuman penyebab bau badan.
Ketika berbicara soal bau badan, mungkin banyak dari kita bertanya tentang penyebabnya. Penyebab bau badan ialah keringat yang keluar dari tubuh kita sendiri. Pada dasarnya keringat tidak menyebabkan bau, akan tetapi kuman yang hidup pada keringat yang mengubahnya menjadi berbau, khususnya di daerah ketiak dan selangkangan.
Oleh sebab itu, usaha mengatasi bau badan dapat juga dilakukan dengan cara mengatasi keringat berlebih pada tubuh. Cara mengatasi keringat berlebih dapat dilakukan dengan mengurangi aktivitas yang dapat memicu keluarnya keringat, serta mandi dan memakai pakaian berbahan katun atau wool. Penggunaan obat, suntik botox, dan pembedahan dapat juga dilakukan untuk mengatasi keringat berlebih pada tubuh.
Jenis keringat dapat dibedakan berdasarkan kelenjar yang menghasilkannya, yaitu accrine dan apocrine. Kelenjar accrine menghasilkan keringat bening dan asin sehingga kuman penyebab bau badan tidak dapat hidup. Sedangkan kelenjar apocrine mengeluarkan keringat yang mengandung lemak dan protein yang sangat disukai oleh kuman. Dengan demikian, menjaga kebersihan tubuh dan mengatasi keringat berlebih sebagai penyebab bau badan sangat penting untuk mengatasi masalah bau badan.
Selain bau badan, masalah yang berhubungan dengan keringat ialah penyakit kulit, seperti biang keringat yang sering dialami oleh anak-anak dan balita. Penyakit kulit ini muncul karena keringat tidak bisa keluar yang disebabkan oleh penyumbatan pada pori-pori. Biang keringat nampak seperti ruam yang disertai rasa gatal. Untuk mengatasinya, Anda dapat memakaikan pakaian tipis atau yang menyerap keringat, mengurangi aktivitas berlebih yang dapat memicu keringat, dan sebaiknya kamar si anak memiliki ventilasi udara yang cukup.
Keringat berlebih merupakan sebuah penyakit yang terkadang kecil tapi memiliki effect psikologis yang mendalam (great emotional distress), enggan untuk beriteraksi dengan masyarakat (reluctant interaction society) dan membuat hidup terasa terasingkan karena bau badan.