Suplemen juga Perlu Perhatian
Perlu Perhatian
Sebelum mengonsumsi makanan suplemen, lebih dahulu penderita kanker perlu mempertimbangkan segala sesuatunya dengan cermat. Seperti halnya obat-obatan, beberapa jenis makanan suplemen memiliki efek samping dan risiko ketika digunakan dalam kurun waktu tertentu, dan dan hanya bisa digunakan secara aman pada takaran tertentu.
Penderita kanker umumnya juga mengonsumsi berbagai macam obat. Sedangakan penggunaan suplemen secara sembarangan juga dapat membahayakan kesehatan pasien, bahakan justru akan kontra produktif dengan obat-obatan yang dkonsumsi penderita kanker. Misalnya, beberapa jenis suplemen menyebabkan kulit menjadi sensitif. Kondisi itu kemungkinan akan menjadikan penderita kanker semakin bertambah parah saat menjalani terapi, khususnya terapi radiasi.
Sedangkan penderita kanker yang menjalani kemoterapi juga berisiko terhadap reaksi obat. Oleh karena itu, penderita kanker sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memilih jenis suplemen apa yang tepat bagi dirinya.
Banyak orang beranggapan bahwa makanan suplemen aman-aman saja dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan medis (berdasar resep dari dokter), bahkan beberapa supleman dapat mendukung proses pengobatan.
Namun, tidak semua makanan suplemen aman dan mendukung bila dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan medis. Kandungan aktif suplemen buatan maupun suplemen alami ada yang meningkatkan daya serap tubuh terhadap jenis obat-obatan tertentu.
Tetapi tidak sdikit pula suplemen yang dapat menghambat penyerapan obat oleh tubuh atau bahkan membuangnya. Tindakan paling bijak yang dapat anda lakukan adalah mencari tahu informasi mengenai kandungan makanan tambahan atau suplemen yang hendak dikonsumsi.
Telitilah sebelum membeli. Pelajari kandungannya, kaitkan dengan kebutuhan tubuh akan zat atau vitamin tertentu, dan peka terhadap segala perubahan dan gejala sekecil apapun yang dirasakan oleh tubuh, dengan demikian, sel-sel kanker akan dapat dihambat pertumbuannya, bahkan hilang sama sekali dari dalam tubuh penderita kanker.
Setiap kali seseorang divonis mengidap kanker, entah kanker apapun, terlintas bahwa harapan hidup hanya tinggal setipis kertas. Padalah menurut WHO, sepertiga hingga setengah dari semua jenis kanker bisa disembuhkan apabila mendapat penanganan tepat, salah satunya dengan mengonsumsi nutrisi yang tepat.




