Sayangi Telinga Anda
Tahukah anda bahwa anda sering memperlakukan telinga dengan ‘semena-mena’ ? tindik berulang – ulang atau mendengar music sekeras-kerasnya. Dampaknya baru terasa di kemudian hari.

Hanya dengan mengganti anting-anting, penampilan anda menjadi berbeda. Hanya dengan mendengarkan music di kafe, anda dapat melupakan kepenatan seharian. Betapa berharganya benda yang bernama telinga.
Namun, pernahkah anda memikirkan bahwa di antara kelima indra, pendengaran paling sering menerima perlakuan ‘kasar’ ? anda tentunya tidak akan mau menatap sesuatu yang menyilaukan atau menyentuh sesuatu yang panas , tetapi anda ‘ rela ‘ mendengarkan suara bising, misalnya music yang terlampau keras. Itu karena suara tidak menimbulkan rasa sakit. Dan kalau anda tidak segera mengambil tindakan untuk mengatasinya, bukan tidak mungkin kerusakan pendengaran akan menetap di kemudian hari.
Jadi ada baiknya mulai hari ini anda menyayangi telinga dan alat pendengaran anda. Tapi kenali dulu apa yang disebut telinga. Telinga memiliki tiga bagian, yaitu bagian luar, tengah dan dalam. Telinga luar membentang dari liang telinga sampai gendang telinga. Sedangkan telinga tengah dari gendang sampai rumah siput. Dibagian tengah ini terdapat tiga buah tulang pendengaran. Dan di telinga bagian dalam ada rumah siput yang merupakan reseptor pendengaran dan berfungsi sebagai sound analyzer.
Mekanisme pendengaran di telinga bagaian tengah masih relative sederhana.
Karenanya, gangguan yang terjadi di bagian ini masih lebih mudah diatasi dengan berbagai metode yang ada sekarang ini. Misalnya, tulang pendengaran yang hilang dapat diganti dengan tulang buatan ( protesis), gendang telinga yang berlubang dapat diperbaiki dengan operasi. Tidak demikian halnya dengan telinga bagian dalam yang mekanismenya amat kompleks. Komposisi unsure kimia dan muatan listriknya berbedaa-beda di dalam ketiga saluran pada rumah siput. Kompleksitas ini menyebabkan kerusakan di rumah siput sulit ditangani.
Apa saja yang bisa mengakibatkan gangguan pendengaran ? bukan Cuma suara bising, tapi bisa pula akibat gangguan metabolism lemak dan gula, infeksi atau pengaruh obat-obatan yang tosik terhadap rumah siput. Karena ukurannya yang sangat kecil dan kompleksitas struktur anatomis dan mekanisme di dalam rumah siput menyebabkan kerusakan yang terjadi sulit untuk di sembuhkan. Mau tidak mau bila anda ingin menyayangi telinga anda, lakukanlah pencegahan gangguan tersebut.
MEMBERSIHKAN TELINGA

Seperti kulit bagian tubuh lainnya, pada kulit telinga luar juga terdapat sel-sel rambut dan kelenjar penghasil seruen (kotoran telinga) yang teksturnya licin seperti lilin. Serumen ini dapat melindungi telinga dari serangga yang akan masuk ke dalam telinga. Jumlah yang diproduksi berbeda-beda pada tiap orang. Seringkali serumen akan keluar sendiri dari dalam telinga, kita menganggapnya kotoran telinga. Tapi ada juga yang produksinya berlebihan dan mengeras sehingga menutup saluran telinga luar dan menimbulkan rasa sakit.
Anda cukup membersihkannya seminggu sekali untuk mencegah serumen keluar. Tentu saja bila jumlahnya banyak harus lebih sering. Untuk membersihkan serumen jangan menggunakan benda tajam (korek kuping logam) karena dapat melukai danmenimbulkan infeksi, boleh gunakan cotton buds berukuran kecil dngan hati-hati. Jangkaulah serumen dan kemudian keluarkan. Serumen yang banyak terkumpul dan mengeras sehingga mengganggu pendengaran harus dihilangkan dengan alat khusus yang dimiliki oleh dokter.
SUARA KERAS
Ada dua jenis suara keras, yaitu yang keras sekali dan hanya sekali (misalnya, ledakan atau tembakan) dan yang tidak terlalu keras tetapi terus menerus (misalnya, music dari headphone, stereo set atau konser) pengaruh suara keras terhadap telinga bagian dalam tergantung pada spectrum suara, kekerasan suara lama paparan dalam sehari,usia dan kepekaan individual suara dengan intensitas tinggi yang hanya di dengar sekali, tidak akan menimbulkan masalah serius pada pendengaran. Anda hanya akan tuli sejenak kemudian normal kembali.
Tetapi, kalau anda terus menerus mendengarnya, lama kelamaan telinga tidak dapat mentolerirnya. Untuk menghasilkan suara keras dibutuhkan energy yang juga keras, secara otomatis ini juga menimbulkan getaran keras pada rambut getar di dalam rumah siput yang berfungsi untuk enghantarkan vibrasi suara ke otak melalui saraf pendengaran. Suara keras dapat merusak rambut getar sebagai akibat vibrasi yang berlebihan.
Inilah yang menyebabkan gangguan system saraf pendengaran, dari ringan sampai berat, tergantung pada derajat kerusakan. Kalau anda mendengarkan stereo, aturlah volumenya sedemikian rupa, sehingga tidak terlalu keras bagi orang lain. Kalau sampai orang lain terganggu, berarti intensitas suara tersebut sudah terlalu tinggi. Sebaiknya anda juga tidak terlalu lama mendengarkan music melalui headphone.
Jika anda harus berbicara di telepon selam berjam-jam dalam sehari, sesekali gunakan speaker phone. Jangan terus –menerus berbicara melalui gagang telepon. Pakai pelindung telinga bila anda bekerja di tempat yang banyak terpapar suara keras. Demikian pula saat anda melakukan olahraga menembak.





bayu
sebenarnya keras sama manteb tu beda gak sih?aku g seneng suara keras…tapi aku seneng yang bass nya manteb….super2 manteb…kayak sub woofer gitu….itu termasuk bisa merusak telinga gak ya?dalam artian bukan pake earphone ato sejenissnya, tapi di kamarku.ukuran kamarku 3 x 3 meter.merusak g ya?
June 1st, 2009 at 1:46 am