Obat Anti Mabuk
Dari enam penelitian yang telah dilakukan mengenai khasiat jahe dalam mengatasi mabuk kendaraan. Empat penelitian di eropa terbukti berhasil sedangkan dua penelitian di amerika menyatakan hasil yang negative.
Penelitian di inggris yang melibatkan 36 orang sukarelawan membuktikan bahwqa kelompok yang mengonsumsi jahe lebih tahan di bandingkan yang mengonsumsi dimenhydrinate ( zat antihistamin yang dapat di gunakan sebagai anti mabuk).mereka yang diberi kapsul yang mengandung 940 mg jahe kering rata-rata bisa bertahan selama 5,5 menit, sedangkan kelompok yang mendapat antihistamin hanya dapat bertahan selama 3,5 menit, ketika mereka duduk di kursi dalam keadaan mata tertutup dan diputar selama maksimal 6 menit ( sebelum akhirnya mengalami mual atau muntah).
NASA pada tahun 1998 tertarik juga membuktikan khasiat jahe sekitar 42 sukarelawan yang duduk dikursi putar selama 30 menit. Sebelumnya para sukarelawan ini diberi kapsul yang mengandung 0,5 – 1 gr bubuk jahe kering atau kapsul yang mengandung 1 gr jahe cincang segar. Berdasarkan penelitian ini, jahe tidak ampuh mengatasi mabuk. Hasil penelitian ini mendapatkan tanggapan dari para ahli pengobatan traditional cina , yang menganjurkan penggunaan 3-9gr jahe segar atau jus jahe sebagai obat anti mabuk kendaraan dan tidak menganjurkan penggunaan jahe kering apapun bentuknya.
Kendati masih ada perbedaan hasil penelitian, tetapi jahe dipercaya dapat mengurangi rasa mual karena bisa menetralkan asam lambung dan racun serta meningkatkan pencernaan dan penyerapan cairan. Beberapa penelitian memperkirakan bahwa jahe juga dapat mengatasi mabuk dan rasa mual sesudah operasi. Tapi penggunaan jahe ini hendaknya dilakukan di bawah pengawasan dokter.




