Meningkatkan Fungsi Sistem Imun Tubuh
Fungsi suplemen bagi penderita kanker pada dasarnya lebih berperan untuk mengembalikan fungsi organ tubuh, mempercepat regenerasi sel tubuh yang baik, dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh pasca kemoterapi dan penyinaran radiasi.
Terapi yang dilakukan bagi penderita kanker, baik yang dilakukan dengan kemoterapi maupun penyinaran radiasi, bukan tidak berisiko. Kemoterapi, selain menghambat sel kanker yang tumbuh dengan cepat, juga dapat merusak sel sehat di sumsum tulang dan organ bagian dalam. Efek dari kemoterapi pun menyebabkan kerusakan organ vital dalam tubuh manusia seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dan sebagainya.
Suplemen makanan diharapkan dapat memberi asupan nutrisi secara spesifik yang diperlukan oleh pasien kanker sesuai anjuran dokter. Penderita kanker memerlukan suplemen yang dapat memertahankan berat badan dan meningkatkan fungsi imun tubuh.
Suplemen yang dikonsumsi sebaiknya mengandung asal lemak omega 3 (tiga), asam amino tunggal, dan sejenisnya. Pemberiannya disesuaikan dengan keadaan serta masalah yang dihadapi oleh penderita kanker.
Saat ini, salah satu metode terapi yang kerap digunakan untuk membantu penderita kanker untuk menaggulangi penyakit kanker adalah terapi vitamin dan antioksidan yang umum digunakan dengan dosis tingi, baik hanya terdiri dari satu jenis vitamin maupun multivitamin sekaligus.
Terapi jenis ini dipercaya dapat melawan tidak hanya sel kanker tetapi juga sel tumor.
Terapi ini juga dapat digabungkan dengan metode diet makanan sehat yang terdiri dari 50 – 60 prosen kalori dari biji-bijian atau gandum dan mengimbanginya dengan mengonsumsi sayur yang kaya akan serat. Nah, dalam terapi ini, peran suplemen makanan sangat dibutuhkan.
