Pusat Medis.Com

Solusi Untuk Kesehatan
Ads

Mengurangi Jet Lag

jetlagRasanya ngatuk tapi tidak bisa tidur. Kesal, mau marah dan konsentrasi juga berkurang. Inilah sebagian “oleh-oleh” yang dibawa mereka yang baru pulang dari bepergian jauh dengan pesawat terbang. Dengan makin majunya teknologi penerbangan, memungkinkan tempat yang sangat jauh di tempuh dalam beberapa jam saja. Jarak yang memisahkan antar benua dapat dipersingkat dengan waktu sesaat.

Meskipun jarak dapat dipersingkat dengan kecepatan jelajah pesawat ternyata ada siklus biologis dalam tubuh yang belum bisa menerima irama ritmik fisiologiknya. Sehingga penerbangan jauh lintas benua sering menimbulkan sindroma jet lag.

Jet lag merupakan keadaan dimana seseorang mengalami ketidak seimbangan siklus bioritmis. Hal ini terjadi karena berpindah dari tempat yang memiliki perbedaan waktu sekitar tujuh jam secara mendadak, seperti para pengguna jasa penerbangan udara, terutama pada penerbangan continental ( lintas benua )

Sindroma jet lag biasanya menimbulkan keluhan beragam. Gangguan siklus bangun tidur merupakan keluhan yang paling menonjol di antara keluhan lainnya. Gejala penyerta lain di antaranya kelelahan mental dan fisik yang dapat menurunkan produktivitas. Mereka juga sering  merasa kenyang terus, sehingga nafsu makan nya menjadi berkurang . mata terasa berat danletih yang menyebabkan mata mudah  mengalami kelelahan.

Gangguan lainnya, keluhan pada perut dan penurunan konsentrasi.
Meskipun sindroma ini tidak sampai menimbulkan  akibat yang fatal dan membahayakan, namun dapat mencetuskan  kambuhnya  peyakit tertentu ,  baik penyakit  biologis, psikologis maupun psikiatris.

Sehingga sindroma ini dapat menyebabkan penurunan konsentrasi dan daya penalaran. Akibatnya tentu  dapat mengganggu  kerja rutin sehari-hari terutama pada hari pertama kedatangan karena  itu dianjurkan untuk tidakmembuat keputusan penting pda hari pertama kedatangan setelah  terbang cukup jauh dan lama.

MENGGESER RITME BIOLOGIS

Meskipun sindroma ini hanya terjadi stu tu dua hari pertama sesudah menjalani penerbangan jauh, tetapi dirasa cukup  engganggu. Akibat yang ditimbulkan akan terlihat terutama bagi para pengambil keputusan, professional dan orang-orang bisnis,karena akan menurunkan tingkat ketelitiannya.

Sindroma  jet lag juga dapat menyerang para kru pesawt. Dengan demikian para air crew membutuhkan waktu untuk mendapatkan tingkat pemulihan kesehatan, kebugaran dan kesempatan bagi tugas penerbangan  berikutnya.

Secara ekonomis, ini merupakan suatu kerugian financial yang amat besar, karena  menurut organisasi penerbangan sipil international, setiap tahunnya hampir lebih seperlima miliar manusia memanfaatkan berbagai jasa penerbangan dalam jarak jauh lintas benua.

USAHA RESINKRONISASI

Sindroma jet lag terjadi karena irama fisologis tubuh tidak segera siap memasuki ritme biologis yang mendadak sedangkan ritme  biologis sangat dipengaruhi jam biologis. Sehingga berakibat timbulnya  keluhan  dan gangguan  yang berhubungan  dengan siklus  bangun dan tidur. Ritme biologis  lebih sering  di kenal dengan ritme sirkadian, berlangsung  selama satu hari, ritme biologis itu  di antaranya seperti irama bangun tidur , serta keseimbangan hormonal.

Irama biologis tidal selalu berlangsung sepanjang  24 jam seperti pada jam dalam ukuran hari.  Tiap orang  untuk berbagai  wilayah waktu  tertentu  biasanya memiliki  irama sirkadian  yang bervariatif, tetapi  secara  umum  biasanya 25 jam.

Meskipun ada perbedaan 1 jam antara irama biologis  dengan sirkadian , tetapi ternyata tubuh dapat beradaptasi  secara baik. Artinya, adaptasi yang masih dapat di tolerir adalah penyesuaian yang tidak mencapai  ukuran yang jauh,  mencolok dan mendadak.

Jika siklus dan irama biologis berubah secara mendadak,jam biologis tubuh pun tidak akan mampu menyesuaikan diri lagi. Misalnya saja kalau  siang hari di balik menjadi malam hari, perubahan mendadak  inilah yang menyebabkan  sindroma jet lag tadi.

Dengan perbedaan  waktu seperti itu tentunya akan di ikuti pula dengan sederet kesenjangan lainnya. Kesenjangan terjadi  karena perbedaan antara ritme biologis dengan waktu local pada tempat tujuan. Akibatnya tubuh berusaha mengadakan adaptasi dan resinkronisasi.

Ini bertujuan agar dapat mengatasi keadaan disharmoni tersebut, baik yang  menyangkut  kondisi   fisik  maupun  psikisnya. Kondisi rsinkronisasi inilah yang secara umum di kenal dalam  dunia penerbangan sebagai sindroma jet lag.

Mengingat perbedaan waktu  antara daerah  asal  dngan lokasi tujuan , penderita  sindroma  jet lag akan mengalami keadaan seperti  mengantuk  yang berat pada siang hari ,  tau  sebaliknya, yakni tetap  terjaga sampai larut malam.

Pada penerbangan kearah  timur , misalnya dari Indonesia  ke wilayah amerika serikat, orang  asia biasanya  akan merasakan  keterlambatan  dalam terik  matahari, akibatnya  mereka  akan merasakan siklus  tidur  yang lebih pendek  dan terputus-putus  jika  dibanding dengan di tempat asalnya. Sehingga , istirahatnya menjadi terganggu dan menimbulkan ketidak segaran dalam penampilan fisiknya.

Penerbangan kearah  timur menyebabkan waktu biologis di percepat atau di majukan , disesuaikan  dengan kondisi waktu setempat . Dengan tidak adanya signal waktu karena perbedaan  waktu  tadi , ritme biologis malah cenderung  di perlambat. Akibatnya pada penerbangan kearah  timur basanya menmbulkan keluhan jet  lag   yang  lebih berat  dibandingkan dengan penerbangan ke arah barat sedangkan  pada penerbangan  ke arah sebaliknya,  yaitu  dari timur  ke barat  hanya akan menimbulakan gejala jet lag yang ringan saja, sehingga sinkronisasi yang diperlukan  yang relative cepat.

Untuk membantu adaptasi dan resinkronisasi dengan waktu di tempat tujuan , coba biasakan  kegiatan  tertentu di sesuaikan  dengan  waktu tempat tujuan   jika akan  pergi kearah timur, cobalah bangun dan tidur  lebih  awal, setidaknya  satu minggu  secara rutin  sebelum keberangkatan. Sedangkan jika akan melakukan penerbangan  ke arah barat, cobalah  malam hari  melakukan  suatu  aktivitas  sampai  agak larut , untuk  menunda  jam tidur.

Sesampainya di tempat tujuan cobalah beristirahat secukupnya untuk mengganti kekurangan tidur selama penerbangan dan berusahalah memulai dengan jadwal tidur yang disesuaikan denagn waktu setempat.

Post Metadata

Date
January 26th, 2009

Author
Ahli medis

Category

Tags


Leave a Reply

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.