Berdasarkan data akurat dari organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai jumlah 21 juta orang pada tahun 2025 dan saat ini Indonesia menduduki peringkat keempat sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Dan hampir semua orang mengetahui pentingnya obat insulin bagi penderita diabetes.
Pada kondisi normal glukosa dalam darah digunakan sebagai sumber energi, dan jika kadar glukosa tinggi maka organ pankreas akan merespon dengan memproduksi hormon insulin sehingga glukosa dapat segera masuk ke dalam sel. Sementara itu penyakit diabetes menyebabkan adanya gangguan pada tubuh dalam memproduksi hormon insulin sehingga obat insulin diperlukan untuk menjaga berlangsungnya proses tadi.
Insulin telah digunakan sebagai terapi pada manusia sejak awal tahun 1990. Tetapi tahukah Anda jika insulin memiliki beberapa jenis yang diklasifikasikan berdasar pada durasi kerjanya? Yang dimaksud dengan durasi kerja insulin adalah lamanya waktu yang diperlukan oleh insulin untuk mencapai aliran darah dan mulai menurunkan kadar gula dalam darah sejak ia dimasukkan ke dalam tubuh penderita. Berdasar waktu yang diperlukan dalam bekerja, insulin terbagi dalam 4 jenis insulin yaitu reaksi pendek, reaksi panjang, reaksi menengah dan reaksi cepat.
Insulin reaksi pendek disebut juga sebagai clear insulin, ia adalah jenis obat insulin yang memiliki sifat transparan dan mulai bekerja dalam tubuh dalam waktu 30 menit sejak ia dimasukkan ke dalam tubuh. Obat insulin ini bekerja secara maksimal selama 1 sampai 3 jam dalam aliran darah penderita, dan segera menghilang setalah 6-8 jam kemudian. Maka penderita diabetes harus mengulang beberapa kali dalam sehari jika menggunakan insulin jenis ini.
Insulin reaksi panjang merupakan jenis insulin yang mulai bekerja 1 hingga 2 jam setelah ia disuntikkan ke dalam tubuh seseorang. Tetapi obat insulin ini tidak memiliki masa reaksi puncak, sehingga ia bekerja secara stabil dalam waktu yang lama yaitu 24 sampai 36 jam di dalam tubuh penderita diabetes. Karena pengaruhnya dapat bertahan dalam waktu yang lama, maka penderita dapat tetap mimiliki energi meskipun ia tidak mengkonsumsi makanan.
Obat insulin yang termasuk jenis ini adalah Levemir dan Lantus. Sebuah studi yang dilakukan oleh Russel Jones pada tahun 2007 mengungkapkan bahwa Levemir lebih mampu ditoleransi oleh tubuh manusia dengan baik karena menimbulkan efek penambahan berat badan yang minimal.
Jenis insulin reaksi menengah adalah insulin yang mulai efektif bekerja menurunkan gula darah sejak 1 sampai 2 jam setelah disuntikkan ke dalam tubuh. Obat ini bereaksi secara maksimal selama 6-10 jam, dan berakhir setelah 10-16 jam setelahnya, contohnya Humulin m3, Hypurin, dan Insuman.
Insulin reaksi cepat akan langsung bekerja 5-15 menit setelah masuk ke dalam tubuh penderita. Ia memiliki tingkat reaksi maksimal selama 30-90 menit, dan pengaruhnya akan segera menghilang setelah 3-5 jam kemudian. Contoh obat insulin ini berupa Lispro, Actrapid, Novorapid, dan Velosulin.
Masa reaksi obat insulin juga dipengaruhi oleh kemampuan tubuh seseorang dalam merespon obat ini. Maka diproduksi pual jenis insulin campuran, yang merupakan kombinasi dari dua jenis-jenis insulin di atas. Selain itu penggunaanya harus dibawah pengawasan dokter untuk menentukan dosis yang sesuai dengan kebutuhan setiap penderita.

mengapa setelah di injeksi dg insulin,bekas injeksi sulit hilang pada kulit?????