<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pusat Medis.Com</title>
	<atom:link href="http://pusatmedis.com/category/pertolongan-pertama/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pusatmedis.com</link>
	<description>Info berita medis terkini dan kumpulan artikel kesehatan, dari cara hidup sehat hingga makanan sehat, diet, pencegahan dan jenis penyakit hingga pengobatan alternatif dan berbagai tips-tips kesehatan.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 04:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Apa Itu CPR (Cardiopulmonary Resuscitation)</title>
		<link>http://pusatmedis.com/apa-itu-cpr-cardiopulmonary-resuscitation_714.htm</link>
		<comments>http://pusatmedis.com/apa-itu-cpr-cardiopulmonary-resuscitation_714.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 07:02:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Noor Isa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertolongan Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[napas buatan]]></category>
		<category><![CDATA[serangan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[sesak napas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pusatmedis.com/?p=714</guid>
		<description><![CDATA[CPR (cardiopulmonary resuscitation) yang dalam bahasa Indonesianya berarti Resusitasi Jantung Paru atau disebut juga dengan napas buatan adalah tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas karena sebab-sebab tertentu. CPR bertujuan untuk membuka kembali jalan nafas yang menyempit atau tertutup sama sekali. CPR sangat dibutuhkan bagi orang tenggelam, terkena serangan jantung, sesak napas karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://pusatmedis.com/wp-content/uploads/2011/04/CPR-Cardiopulmonary-Resuscitation.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-719" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="CPR (Cardiopulmonary Resuscitation)" src="http://pusatmedis.com/wp-content/uploads/2011/04/CPR-Cardiopulmonary-Resuscitation.jpg" alt="" width="200" height="200" /></a>CPR (cardiopulmonary resuscitation)</strong> yang dalam bahasa Indonesianya berarti Resusitasi Jantung Paru atau disebut juga dengan napas buatan adalah tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas karena sebab-sebab tertentu. CPR bertujuan untuk membuka kembali jalan nafas yang menyempit atau tertutup sama sekali. CPR sangat dibutuhkan bagi orang tenggelam, terkena serangan jantung, sesak napas karena syok akibat kecelakaan, terjatuh, dan sebagainya.<br />
Untuk melakukan CPR tidak boleh asal-asalan, harus dengan prosedur yang benar supaya tidak berakibat fatal. Berikut ini tata cara melakukan CPR yang benar:</p>
<ol>
<li>Mengecek keadaan bahaya dan keselamatan. Sebelum menolong pastikan korban yang mengalami <a title="mengurangi resiko penyakit jantung" href="http://pusatmedis.com/tips-mengurangi-resiko-penyakit-jantung_571.htm">serangan jantung</a>, sesak napas, kecelakaan, atau orang tenggelam berada di tempat yang aman dan jauh dari bahaya.</li>
<li>Memeriksa apakah korban masih bisa merespon atau tidak. Caranya dengan menepuk atau menggoyang dengan lembut pundaknya sambil memanggilnya dengan suara keras. Jika tidak ada respon, segera panggil ambulans.</li>
<li>Ketika menunggu petugas medis datang, usahakan untuk membuka jalan napasnya dengan cara pegang dahinya dengan tangan kiri lalu ditarik ke belakang. Sementara itu tangan kanan menarik dagu ke arah bawah. Lalu dengarkan atau rasakan apakah korban bernapas atau tidak, hal ini dilakukan selama 5 sampai 10 detik.</li>
<li>Jika napas korban tidak terdengar atau tidak terasa, berikan napas buatan dengan menutup hidung kemudian meniupkan udara dari mulut ke mulut 2 kali dalam waktu 2 detik. Bersamaan dengan itu perhatikan dada korban apakah bergerak atau tidak.</li>
<li>Setelah napas buatan diberikan sebanyak dua kali, lanjutkan dengan memberikan tekanan pada bagian dada. Letakkan kedua telapak tangan di tengah-tengah dada lalu tekan dengan posisi tangan lurus. Untuk anak-anak cukup dengan satu tangan saja. Tekan bagian dada sejumlah 30 kali.</li>
<li>Setelah itu ulangi lagi pernapasan buatan sebanyak dua kali dan tekanan 30 kali. Hal ini dilakukan selama 2 menit (5 kali set).</li>
<li>Periksa kembali korban apakah sudah bisa bernapas atau belum. Apabila korban sudah dapat bernapas, letakkan pada posisi recovery yaitu dalam keadaan terlentang tangan kiri diletakkan ke atas sedangkan tangan kanan menyilang ke arah telinga. Kaki kanan ditekuk lalu korban dimiringkan ke arah kiri dengan mendorong pundak dan kaki bersamaan.</li>
<li>Jika korban belum bernapas ulangi lagi sampai petugas medis datang.</li>
</ol>
<p>Namun yang perlu diperhatikan khusus untuk korban pingsan karena kecelakaan, tidak boleh langsung dipindahkan karena dikhawatirkan ada tulang yang patah. Biarkan di tempatnya sampai petugas medis datang. Berbeda dengan korban orang tenggelam dan serangan jantung yang harus segera dilakukan CPR.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pusatmedis.com/apa-itu-cpr-cardiopulmonary-resuscitation_714.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertolongan Pertama Demam</title>
		<link>http://pusatmedis.com/pertolongan-pertama-demam_209.htm</link>
		<comments>http://pusatmedis.com/pertolongan-pertama-demam_209.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 03:35:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertolongan Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Demam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pusatmedis.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[5 PERTOLONGAN PERTAMA Demam memang tidak bisa ditentukan kapan datangnya. Penting sekali kita tahu bagaimana melakukan pertolongan pertama pada demam. Simak yang berikut ini : UKUR SUHU, jangan mengukur suhu dengan menggunakan punggung tangan yang ditempel di dahi. Cara konvensional ini sangat diragukan akurasinya. Lebih baik gunakan thermometer air raksa atau digital. Jepit thermometer tersebut  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>5 PERTOLONGAN PERTAMA</h3>
<p><strong><a title="Pertanda Demam" href="http://pusatmedis.com/panas-demam_208.htm">Demam </a></strong>memang tidak bisa ditentukan kapan datangnya. Penting sekali kita tahu bagaimana melakukan pertolongan pertama pada demam. Simak yang berikut ini :</p>
<ol>
<li><strong>UKUR SUHU</strong>, jangan mengukur suhu dengan menggunakan punggung tangan yang ditempel di dahi. Cara konvensional ini sangat diragukan akurasinya. Lebih baik gunakan thermometer air raksa atau digital. Jepit thermometer tersebut  diketiak atau di bawah lidah selama kurang lebih 30 detik pada thermometer digital dan 3 menit pada thermometer air raksa.Sebelumnya, pastikan  thermometer air raksa dikibaskan terlebih dahullu samapai air raksanya menunjukan angka di bawah 36 derajat celcius. Sementara pada thermometer digital, angka harus menunjukan angka nol. Ulangi kembali setiap empat jam.</li>
<li><strong>BANYAK MINUM AIR</strong>, sejalan meningkatnya suhu tubuh,hal  yang paling dikhawatirkan adalah tubuh mengalami   dehidrasi. Untuk mengantisipasinya, banyak-banyak  minum air putih dan buang air kecil. Lebih baik lagi kalau minum jus buah yang berkhasiat menurunkan  panas tubuh.Dengan makin sering kita minum, keringat akan banyak yang akan keluar, itu pertanda proses netralisasi pembakaran  dalam tubuh. Biasanya setelah itu suhu tubuh kita normal kembali.</li>
<li><strong>KOMPRES</strong>, biasanya sebelum demam tubuh akan mengigil. Dalam kondisi seperti ini, segera selimuti tubuh agar cepat terjadi panas tubuh. Begitu tubuh mulai memanas, ganti baju dengan bahan yang lebih tipis. Kalau dalam ruangan ber AC, biarkan ruangan dalam keadaan dingin, atau kencangkan kipas angin namun jangan diarahkan  ke tubuh kita, nanti malah masuk angin.Kemudian kompres tubuh dengan air hangat, bukan air dingin. Air hangat justru lebih mempercepat proses penurunanpanas tubuh. Bisa juga dengan mengompresnya denganalkoholnya 70 persen. Tapi pastikan kita hanya mengompresnya di daerah perut, seka ketiak dan daerah  lipatan paha. Lakukan cara ini terus-menerus sampai suhu kembali normal.</li>
<li><strong>MINUM OBAT PENURUN PANAS</strong>, biar demam cepat kembali normal, minumlah obat penurun panas seperti paracetamol, aspirin atau ibuprofen. Pastikan kita meminumnya sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan obat tersebut. Namunkalau kita cenderung alergi terhadap jenis obat-obatan tertentu, jangan ambil resiko, langsung konsultasi ke dokter saja.</li>
<li><strong>KONSUMSI VITAMIN C</strong>, sambil menunggu demam  mereda, konsumsi makanan bergizi. Sertakan jugabuah-buahan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, jambu atau papaya. Memang dalam keadaan demam, jangankan makan, tidur saja tidak nyaman.Namun makan makanan yang bergizi, khususnya vitamin C, sangat baik menjaga ketahan tubuh. Selain itu vitamin ini bisa cepat mengganti sel-sel tubuh yang mati.</li>
</ol>
<p>Kalau lima tahap pertolongan pertama tadi sudah dilakukan namun suhu tubuh tidak turun-turun juga, berarti infeksinya serius. Jangan tunggu-tunggu lagi. Langsung periksakan ke dokter.</p>
<h3>HIDUP SEHAT</h3>
<p>Mencegah lebih baik daripada mengobati, begitu kata pepatah kuno. Dari sekarang, jaga kesehatan tubuh kita. Caranya tidak terlalu sulit kalau kita mau  mengonsumsi <a title="susu bergizi tinggi" href="http://pusatmedis.com/minum-susu_195.htm"><strong>makanan bergizi</strong></a>, cukup istirahat dan rajin olahraga secara teratur, dan hindari kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok atau minum alcohol.</p>
<p>Sekalian investasi kesehatan, biar sampai tua pun kita tidak akan mudah terserang penyakit. Mulai sekarang terapkan gaya hidup sehat. Tapi bukan kita tidak bisa lagi makan bakso di pinggir jalan atau menikmati pecel ayam di warung tenda. Biasakan  tetap menjaga kebersihan, misalnya biasakan cuci tangan  sebelum dan sesudah makan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pusatmedis.com/pertolongan-pertama-demam_209.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

