Selama ini banyak orang beranggapan bila orang sunat akan mendapat banyak keuntungan terutama bagi kesehatan dan kebersihan. Padahal, meski punya manfaat yang cukup besar sebenarnya ada beberapa bahaya sunatan yang selama ini tidak diungkap pada masyarakat. Hal ini terjadi karena berhubungan dengan budaya yang telah menjadi adat serta ajaran dari beberapa agama yang mengharuskan untuk menjadi orang sunat terutama bagi laki-laki.
Ada beberapa efek negatif khitanan yang seharusnya bisa menjadi perhatian agar orang perlu memikirkan bahaya sunatan tersebut sebelum melakukannya. Dampak negatif dari orang sunat tersebut antara lain adalah hilangnya kulup atau kulit pada ujung penis yang hilang ketika melakukan sunat.
Padahal dalam kulit kulup tersebut terdapat susunan syarat yang fungsinya untuk memberi efek nikmat ketika melakukan hubungan seksual pada usia dewasa nanti. Sehingga dengan tiadanya kulit pada ujung penis, maka kenikmatan dalam hubungan seks dengan pasangan akan berkurang.
Untuk pihak perempuan, meski bukan pihak yang melakukan tapi juga akan mendapat efek negatif khitanan yang dilakukan lak-laki. Karena dengan tiadanya kulup pada orang sunat, maka wanita juga tidak dapat menikmati hubungan seksualnya secara maksimal. Karena kulup pada ujung penis juga mampu memberi sensasi tersendiri lewat sentuhan yang diberikan pada lawan jenisnya.
Bahaya sunatan yang lain adalah berhubungan dengan psikologi. Efek negatif khitanan ini lebih sering terjadi pada orang yang karena alasan tertentu harus melakukan khitan. Jadi orang sunat tersebut melakukan khitanan bukan atas kemauan sendiri. Atau juga pada anak kecil yang belum bisa membuat keputusan sendiri kemudian terjadi penyesalan ketika usianya sudah menginjak dewasa.
Pada umumnya efek negatif khitanan yang terjadi adalah mereka merasa menyesal karena telah kehilangan sebagian anggota tubuhnya terutama pada organ yang dianggap sangat vitat yaitu penis. Mereka merasa bila dirinya tidak lengkap dibanding dengan orang lain yang tidak melakukan sunat pada dirinya.
Khusus untuk orang yang melakukan sunat pada usia dewasa, maka efek negatif khitnan tersebut akan lebih mereka rasakan. Karena sebelumnya mereka sudah mengalami bagaimana rasanya mempunyai kulit kulup. Namun setelah menjadi orang sunat yang tidak punya kulup lagi tentu akan merasakan perbedaan yang sangat mencolok.
Sedangkan bagi orang sunat yang masih kecil apalagi bayi tentu tidak akan membedakan bagaimana perbedaan antara mempunyai kulit kulup atau tidak. Sehingga rasa sesal mereka menjadi tidak begitu tinggi dibanding dengan yang melakukan sunat pada usia dewasa.
Bahaya sunatan yang lebih serius juga bisa muncul karena proses sunat yang tidak sempurna sehingga menimbulkan akibat cacat permanen pada penis orang sunat. Hal ini tentu akan menimbulkan rasa trauma tersendiri bagi mereka yang mengalami. Bisa jadi orang sunat tersebut akan mengalami depresi sepanjang hidupnya gara-gara efek negatif khitanan yang dialami.
Setelah mengetahui tentang efek negatif khitanan bagi orang sunat, maka sebaiknya jangan melakukan sunat pada orang yang masih kecil apalagi bayi. Ada baiknya kita menunggu anak tersebut hingga dewasa sehingga dia bisa membuat keputusan sendiri apakah ingin menjadi orang sunat atau orang yang tidak melakukan sunat.
Setelah mengetahui bahaya sunatan maupun keuntungan yang akan diperoleh jika menjadi orang sunat tentu dia akan mampu mempertimbangan untuk melakukan tindakan selanjutnya. Setelah melakukan pemikiran yang matang maka apapun yang terjadi ketika dia melakukan khitan tidak akan muncul rasa penyesalan. Jadi efek negatif khitanan atau bahaya sunatan terutama dari sudut psikologi bisa dikurangi.

Kalau menurut sy sunat adlh prlu sekali, & dlm adat kbudayaan jg agama yg dianut tdk ada yg nm’y pemaksaan. Malah qt malu sndiri jd’y apabila tman” sebaya sdh melakukan’y sdngkn qt blm
& tdk ada jg org tua yg menyunatkn anak’y pd saat msih bayi, kcuali ada fktor medis spt. Mgkn kemaluan ank laki” yg terjepit resliting & lain’y,
Bhkn sunat menghindarkan dr penyakit yg dikulup tsb apabila tdk dibuang adl sarang kuman
Pilih minute sex ataw penyakit?? Yg kalu menurut sy sex bkn sll krn fisik dr bntuk yg ada melainkan emosi & perasaan yg brperan
saya kira ini efek negatif yg mengada2…admin bilang anak kecil di sunat krn di paksa, knp anda tidak bahas anak kecil disuruh memeluk agama oleh orang tuanya dari kecil bukan hasil pemikiran dirinya sendiri, jadi jangan memaksakan cari alasan, sekian Min pendapat saya…yg ilmiah lebih bisa diterima akal, jangan subjektifitas dari pihak admin, Terimkasih
wess…apa ini ? penjelasan yg ga masuk akal…
Beropini bebas disampaikan oleh siapa saja dan oleh institusi apapun…..dan dari kacamata manapun. termasuk dalam hal ini adalaha masalah Khitan. Saya menghargai postingan Anda ataupun institusi anda tentang berbagai macam bahaya khitan serta dampak buruknya yang lebih banyak ketimbang manfaatnya. tapi saya pun ingin berwacana bagaimana dampaknya jika seseorang tidak dikhitan, apakah akan ada manfaatnya? Bebas berwacana, bebas berspekulasi……tapi yang harus kita jadikan tolak ukur adalah apakah wacana kita itu dapat dipertanggung jawabkan? apalagi yang kita bawa adalah nama instansi…..bisa saja wacana yang kita kemukakan dapat menciderai kepercayaan publik terhadap instansi atau individu yang mengeluarkan wacana tersebut.
“Setelah mengetahui tentang efek negatif khitanan bagi orang sunat, maka sebaiknya jangan melakukan sunat pada orang yang masih kecil apalagi bayi. Ada baiknya kita menunggu anak tersebut hingga dewasa sehingga dia bisa membuat keputusan sendiri apakah ingin menjadi orang sunat atau orang yang tidak melakukan sunat.”
Ha ha ha kok ya lucu , ada bagian yang menjelaskan bahaya sunat saat dewasa tapi kok ada juga bagian yang menyarankan tunggu sampe dewasa terus baru milih ikut agama yang wajib sunat atau tidak . Kepada admin , hendaknya mengemukakan fakta medis gak usah sok bijak dengan pertimbangan mental dan spiritual.
Menurut saya ini pernyataan yang meng ada-ada dan menyesatkan banyak orang, jangan terpedaya oleh tipuan2 seperti ini, AWAS HATI-HATI!!!!!!
weleh2…mana referensinya? mana bukti ilmiahnya? mana penelitiannya? kalopun ada penelitiannya, valid ga? biasakan setiap kata-kata yang Anda tuliskan dapat dipertanggungjawabkan. Kalo Anda benar, pasti Anda dapat menjawab 4 pertanyaan saya. okeh?
Nonsens! Tak ada bukti ilmiah yang membuktikan efek negatif sunat yang Anda sebutkan. Alasan psikologis, hanya dicari-cari. Pengalaman saya dan banyak teman-teman saya dulu, setelah dikhitan kami malah bangga dan bahagia. Kalau belum dikhitan, malu dan minder. Jangan dengerin omongan orang keblinger ini!
Admin, Apa Efek Negatif saat tidak sunat?
bisa anda jelaskan??
Bagaimana dengan sisa2 cairan urine yang mengendap di Kulup?
Menurut anda berarti tidak berbahaya? Bisa anda pikir ulang?
Atau anda akan berkata, bahwa endapan2 di kulup akan terbuang saat senggama?
Jadi perempuan menjadi korban?
Mungkin web ini tidak bisa lagi cocok sebagai “Pusat Medis”
karena tidak ada kajian ilmiah dan narasumber yang berkompeten untuk memberikan penjelasan anda diatas.
Mohon dijawab juga pertanyaan rekan2 diatas.
Kecuali ini hanya pemikiran anda belaka, yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Goblok bgt nih yg nulis artikel! Otaknya cuma sex!!! Pasti domba tolol yg nulis!
ngomong segala ngomong boleh saja,yg harus kita ketahui kita ini ciptaan Allah, yg mengetahui buruk dan jeleknya sesuatu bagi kita adalh yg menciptakan kita,Allak menyuruh orang bersunat adalah sejak menciptakan manusia pertama yaitu adam.orang yg tidak mengerti ttg baik buruk bagi manusia adalah orang bodoh.
oy.. yang komen jangan asal ngomong lah. jadi rancu kan topiknya. sunat pas dewasa sah2 aja. pilih or pindah agama pas dewasa kenapa nggak? anda semua tau efek negatif ataupun positif sunat ataupun tak bersunat. kalo mau pelihara kulup sah2 aja, asal dirawat dan selalu dibersihkan.. kalo mau dibuang silahkan.. sy pun sunat pas umur 20thn, apa yg dituliskan admin sebagian pun benar. anda yg tidak mengalami, tidak akan pernah bisa merasakan apa y ditulis admin. case closed
SALUUTT….,,,
pasti waktu skolah,ni org mata pelajaran bhas.indonesiax nilai 10.
Abis jago “NGARANG”sich….wkwkwkwkwk….
kalau ngasih pengetahuan itu yang logis, dan masuk akal jangan mengada-ada
wah….ini Admin nya bodoh kali ya…..karena bermaksud memutar balikan fakta sehubungan degan mengejar kenikmatan sex semata…bukan kesehatannya yang menjadi fokus….pertanyaan saya apakah anda lulus perguruan tinggI ?> atau ga pernah sekolah.
Sunat atau tdk sunat SAMA SAJA. Penis yg tdk di sunat bs dibersihkan mnjadi bersih sebersih penis yg di sunat. Bagi yg blm sunat, tdk perlu merasa risih,malu or minder. Sy sndiri ingin mngembalikan ‘kulup yg hilang’…